GAZA, PALESTINA — Di tengah situasi kemanusiaan yang masih memprihatinkan, kepedulian terus mengalir untuk saudara-saudara kita di Palestina. Melalui program Gizi Untuk Gaza, Yayasan Al-Majdi Indonesia bersama para mitra, sekolah, dan komunitas pengajian di Sumatera Utara menghadirkan bantuan pangan berupa nasi hangat lengkap dengan sayur dan daging bagi ribuan keluarga pengungsi di Gaza.
Pada 25 September 2026, bantuan tersebut didistribusikan ke Pusat Pengungsian Samadun, At-Tahrir, Gaza, serta Pusat Pengungsian Al-Karim, Gaza Utara. Program ini menjangkau 3.800 keluarga atau sekitar 17.000 jiwa yang menerima manfaat dari penyaluran makanan tersebut.
Bagi sebagian orang, sepiring nasi hangat mungkin merupakan hidangan sederhana yang tersedia setiap hari. Namun, di tengah kondisi pengungsian dan keterbatasan akses terhadap pangan, makanan hangat dapat menjadi sumber energi, penguat harapan, sekaligus pengingat bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap perjuangan mereka untuk bertahan hidup.
Program Gizi Untuk Gaza merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dukungan dari para mitra, lembaga pendidikan, dan komunitas pengajian di Sumatera Utara menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat Palestina yang membutuhkan.

Lebih dari sekadar menyalurkan makanan, program ini membawa pesan bahwa saudara-saudara di Gaza tidak sendirian. Di tengah kesulitan yang mereka hadapi, kepedulian dari berbagai penjuru dunia terus diupayakan agar dapat hadir dalam bentuk bantuan nyata.
Yayasan Al-Majdi Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra, sekolah, komunitas pengajian, serta semua pihak yang telah mengambil bagian dalam program ini. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para pemberi, dan memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Palestina.
Manfaat Mengalir. Sampai ke Gaza.
Jangan berhenti berbicara tentang Palestina. Jangan berhenti menghadirkan kepedulian untuk mereka.






